Candi Bawah Laut Selatan Bali belakangan menjadi topik pembicaraan hangat di ranah maya setelah sebelumnya beredar di situs microblogging twitter. Hal ini menjadi salah satu perhatian khusus Kemenbudpar untuk membuktikan keabsahan foto yang diunggah oleh sang pemilik foto tersebut. Sepertinya pakar telematika pun tak ketinggalan untuk menelaah apakah Candi Bawah Laut yang disinyalir terdapat di Selatan Bali tersebut apakah asli atau tidak.
Menurut Oentarto terkait Candi Bawah Laut Selatan Bali, arus di bawah laut itu sangat kencang. Bila ada candi di bawah laut, maka kondisinya akan mengalami kerusakan yang signifikan. “Saya meragukan kebenarannya. Kalau terbuat dari batu, itu akan menimbulkan korosi,” kata Oentarto. Maka itu, dia mengimbau akan dilakukan penelitian lebih lanjut atas temuan gambar itu.
“Apakah itu memang benar candi atau bukan,” kata Oentarto di sela pembukaan Pameran Warisan Budaya Bawah Air Indonesia di Museum Nasional ini. Dalam gambar itu terlihat, bangunan seperti gapura candi berdiri tegak. Tampak pula seorang penyelam berada di dekat lokasi. Gambar lainnya, ada candi yang tertutup karang-karang laut.



