Semenjak layanan social media facebook muncul di ranah maya memang menjadi sesuatu hal yang sangat signifikan, begitu pula dengan twitter. Kedua media tersebut menjadi power yang luar biasa dimana suara masyarakat dapat menjadi control yang signifikan baik itu politik, hukum dan bahkan sampai RPM Konten Multimedia yang belakangan menjadi perhatian para pengguna internet khusunya di Indonesia.
Dalam sebuah page facebook sampai dengan hari ini terdapat lebih dari 6.000 facebooker yang bergabung dan menolak Rancangan Peraturan Mentri tentang konten multimedia. Dalam wall info tertulis dengan jelas pernyataan penolakan terhadap PRM Konten Multimedia, “Tolak Rancangan Peraturan Menteri Kominfo tentang Konten Multimedia karena berbahaya bagi kehidupan Internet Indonesia dan kembali pada paradigma represif dan total control seperti di jaman Soeharto #tolakRPMkonten” begitulah pernyataan sikap yang terlantun di wall page facebook.
Read more…
Berbeda dengan Ratu Felisha yang berperan di dalam film Kain Kafan Perawan. Artis cipika-cipiki mungkin gak aneh, tapi berbeda halnya dengan Jennifer Dunn yang bukan melakukan cipika-cipiki tapi ciuman bibir di dalam terali penjara dengan sang pengacaranya Sunan Kalijaga. Jennifer adalah salah satu artis yang tersangkut kasus narkopi narkoba dan Dunn tengah didakwa atas penyalahgunaan barang psikotropika jenis shabu. Ibunda Jennifer Dunn, Linda Carolina tidak percaya anaknya berpacaran dengan pengacaranya Sunan Kalijaga SH. Dia melihat, aksi ciuman bibir hot Jennifer Dunn yang akrab disapa Jeje itu hanyalah bercanda saja.
Sebagai orangtua Jennifer, Linda Carolina pun pernah memprotes hal tersebut kepada Jennifer. Saat ditanya, Jennifer mengaku bercanda karena Sunan juga ikut dalam lelucon yang dibuatnya itu. Sebelumnya, Jennifer Dunn berciuman dengan kuasa hukumnya yang sudah memiliki istri dan seorang anak. Aksi ciuman ini diketahui terjadi dua kali, dalam dua sidang terakhir Jennifer di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.
Read more…
Yang saya tau di penjara itu semua sama tidur beralaskan tikar dengan terali besi mengelilingi kamar tak lebih dari 3×3 meter persegi. Potret penjara mewah alias sel tahanan sekelas hotel bintang 7 memang banyak kita simak di film-film gaya hollywood namun ternyata saya salah duga setelah menyimak beberapa pemberitaan media di televisi ternyata itu ada di Indonesia, penjara mewah Mbah Gendeng ups Artalyta Suryani seorang pesakitan kasus suap-menyuap ternyata memang mewah. bagaimana itu bisa disebut dengan penjara? saya rasa Artalyta hanya pindah posisi kamar saja jika kemewahan masih menyelimuti pesakitan yang satu ini. Apakah ini potret penegakan hukum di negeri kita tercinta ini? apakah setelah masuk penjara harta dan tahta masih menjadi nilai plus untuk diamati, sepertinya lambang hukum yang disimbolkan oleh neraca sudah miring ke kanan atau kekiri, ya tak heran meamang dan faktanya memang seperti itu.
Fasilitas yang didapatkan Artalyta Suryani alias Ayin dan terpidana narkoba Limarita alias Aling memang bikin saya nyengir gak jelas terlepas alasan yang katanya itu adalah ruangan darma wanita Rutan Pondok Bambu yang dengan terpaksa diberikan karena kapasitas rutan full booking. Konyol memang dan sebetulnya saya enggan untuk menulis masalah hukum dan penegakannya yang kadang bikin kulit mendadak jadi gatel dan juga gagaro teu ateul.
Read more…